Roti Sourdough Artisan Klasik
Vegan • Vegetarian • Bebas SusuDipanggang • Cocok untuk Meal Prep • Maksimal 5 BahanMakanan Rumahan
Sedang
24jam
145kkal
12orang
MAKRO
per porsi※gProtein
◆gLemak
▣gKarbohidrat
◎gGula
◇gSerat
Ingin melihat detail nutrisi Makro untuk makanan ini? Download aplikasi Kitchen Buddy dan buka akses informasi nutrisi lengkapnya!
Resep roti sourdough artisan langkah demi langkah yang sangat sukses yang menghasilkan kulit renyah bergelembung dan remah yang empuk serta kenyal.
Tidak ada yang lebih memuaskan daripada mengeluarkan Roti Sourdough Artisan Klasik yang baru matang dari oven. Kerenyahan kulitnya, aroma kompleks dari biji-bijian yang terfermentasi, dan remah yang berongga indah serta kenyal adalah imbalan terbaik bagi kesabaran Anda. Resep ini menggunakan campuran tepung putih sehari-hari dengan sentuhan gandum utuh untuk menambah kedalaman rasa yang luar biasa dan nutrisi ekstra pada roti Anda. Mengolah starter sourdough mungkin tampak menakutkan, tetapi metode ini dirancang agar sangat berhasil dan mudah bagi pembuat roti rumahan. Dengan memanfaatkan fermentasi lambat semalaman di kulkas, kita tidak hanya mengembangkan rasa asam yang luar biasa dan aroma yang kuat, tetapi juga membuat adonan jauh lebih mudah ditangani dan disayat keesokan harinya. Keajaiban ragi liar mengubah tepung, air, dan garam sederhana menjadi sebuah mahakarya. Baik Anda mengincar irisan roti panggang alpukat yang sempurna atau hanya ingin mengolesinya dengan mentega, Roti Sourdough Artisan Klasik ini akan menjadi pencapaian dapur baru yang membanggakan bagi Anda.
Bahan-bahan
- 100 g Starter Sourdough Aktif
- 350 g Air Hangat
- 400 g Tepung Terigu
- 100 g Tepung Gandum Utuh
- 10 g Garam Laut
Cara Memasak
- 1Langkah 1: Pastikan starter sourdough aktif Anda berbuih, ukurannya berlipat ganda, dan lolos uji apung sebelum Anda mulai.
- 2Langkah 2: Dalam mangkuk besar, kocok starter sourdough aktif dan 325g air hangat hingga starter hampir larut seluruhnya.
- 3Langkah 3: Masukkan tepung terigu dan tepung gandum utuh ke dalam mangkuk. Aduk dengan tangan atau sendok kokoh hingga terbentuk adonan kasar yang menggumpal dan tidak ada bagian kering yang tersisa. Tutup dan biarkan istirahat (autolyse) selama 45 hingga 60 menit.
- 4Langkah 4: Setelah diistirahatkan, taburkan garam laut di atas adonan. Tambahkan sisa 25g air hangat untuk membantu melarutkannya. Tekan-tekan adonan dengan jari dan cubit-cubit hingga garam tercampur sepenuhnya.
- 5Langkah 5: Selama 2 jam berikutnya, lakukan 4 set 'stretch and folds' (tarik dan lipat) dengan jarak 30 menit. Tarik satu sisi adonan ke atas dan lipat ke arah tengah, putar mangkuk hingga keempat sisi telah dilipat. Tutup mangkuk di antara setiap set.
- 6Langkah 6: Biarkan adonan di suhu ruangan untuk sisa fermentasi massal (bulk fermentation). Adonan harus mengembang sekitar 50%, terlihat goyang, dan memiliki beberapa gelembung di permukaan. Ini biasanya memakan waktu 3 hingga 5 jam tergantung suhu dapur Anda.
- 7Langkah 7: Pindahkan adonan ke permukaan yang ditaburi sedikit tepung. Bentuk menjadi bulat kencang (boule) dengan melipat tepi-tepiannya ke tengah dan membaliknya sehingga sisi yang halus berada di atas. Tarik sedikit ke arah Anda untuk membangun tegangan pada permukaan adonan.
- 8Langkah 8: Letakkan adonan yang sudah dibentuk secara terbalik (sisi sambungan di atas) ke dalam keranjang proofing yang sudah ditaburi banyak tepung atau mangkuk yang dilapisi kain lap bertepung. Tutup dan masukkan ke kulkas semalaman (8-16 jam) untuk proses cold proof.
- 9Langkah 9: Keesokan harinya, masukkan Dutch oven kosong ke dalam oven dan panaskan hingga 250°C (485°F) selama setidaknya 45 menit.
- 10Langkah 10: Keluarkan adonan ke atas selembar kertas roti. Gunakan pisau tajam atau silet untuk membuat desain atau satu sayatan dalam di bagian atas.
- 11Langkah 11: Pindahkan kertas roti dan adonan dengan hati-hati ke dalam Dutch oven yang panas. Tutup dengan penutupnya dan panggang selama 20 menit untuk memerangkap uap dan mendorong adonan mengembang (oven spring).
- 12Langkah 12: Buka tutupnya, turunkan suhu oven menjadi 220°C (430°F), dan panggang selama 20 hingga 25 menit lagi hingga kulit roti berwarna cokelat keemasan tua dan renyah.
- 13Langkah 13: Keluarkan roti dari oven dan biarkan dingin sepenuhnya di atas rak kawat selama setidaknya 2 jam sebelum dipotong. Memotong terlalu dini akan menghasilkan tekstur yang lengket!
Tips Chef
- •Selalu timbang bahan-bahan Anda menggunakan timbangan digital untuk membuat roti; pengukuran volume (seperti cup) bisa sangat tidak akurat untuk tepung dan air.
- •Jika dapur Anda dingin, fermentasi massal akan memakan waktu lebih lama. Perhatikan adonannya, bukan jamnya. Adonan harus terlihat membusung, berbuih, dan goyang saat Anda menggoyang mangkuknya.
- •Menyayat adonan bukan hanya untuk penampilan—ini menentukan ke arah mana roti akan mengembang di dalam oven sehingga tidak pecah sembarangan di bagian samping.
Resep lain yang mungkin Anda suka
K
Resep Oleh
Chef Kitchen Buddy







